Bagas Kurnia Prasetyo Hi! I'am Interior Designer @ Ruangarsitek, Senang belajar banyak tentang bisnis & properti. Lover of food, games, words, and cat.

Ikuti saya di:        

Artikel ini dibuat oleh tim konten Ruangarsitek. Jika ingin update referensi tentang desain rumah silahkan ikuti disini ruangarsitek.id.

Tanaman Hidroponik

6 min read

Tanaman Hidroponik

Tanaman hidroponik kini menjadi favorit bagi masyarakat luas untuk berkebun di masa pandemi Covid-19 seperti ini. Berkebun dengan tanaman serba hidroponik dianggap sangat menghemat air. Nantinya air akan mengalir melewati tanaman untuk kemudian diserap langsung oleh bagian akar.

Selain itu, jika dibandingkan dengan tanaman konvensional, maka tanaman ini hanya akan memiliki sedikit saja ancaman hama maupun penyakit berbahaya lainnya. Bagi kamu yang memiliki lahan terbatas, maka juga coba menanam jenis tanaman seperti ini.

15 Jenis Tanaman Hidroponik Rumahan

Ada begitu banyak jenis tanaman yang termasuk hidroponik dan bisa kamu tanam di rumahmu dengan lahan terbatas. Jenis tanaman hidroponik bisa berupa sayur-sayuran maupun buah-buahan yang selalu dibutuhkan sehari-hari.

1. Tomat

Tomat

Jenis tanaman yang bisa kamu tanam dengan sistem hidroponik ini tentu bisa menjadi pilihan paling mudah. Tomat memang jauh lebih baik ditanam dengan memanfaatkan media polybag maupun pot yang sudah diisi terlebih dahulu menggunakan sekam dan arang. Jadi, kamu harus mempersiapkannya dulu.

Ketika melakukan pembudidayaan tanaman tomat hidroponik, maka kamu juga perlu rutin dalam mengecek buah tomat karena cukup rentan terkena hama. Menanam tomat dengan sistem hidroponik pastinya akan sangat menguntungkan.

Tomat juga sangat kaya akan berbagai macam manfaat baik. Misalnya, untuk mencegah kanker, mengontrol tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, mengatasi sembelit, membantuk pengelolaan diabetes, menjaga kesehatan mata, menjadikan kulit tetap sehat hingga baik untuk ibu hamil.

2. Selada

Selada

Tahukah kamu bahwa selada menjadi salah satu jenis tanaman yang lebih cepat tumbuh dan sangat gampang untuk ditanam. Hal ini menjadikan selada sangat dianjurkan untuk ditanam menggunakan sistem hidroponik yang sangat simpel dan praktis.

Jangan cemas. Walaupun hanya ditanam menggunakan lahan terbatas, akan tetapi selada juga dapat memberikan hasil panen yang berkualitas. Secara umum benih tanaman selada segar akan tumbuh usai dua minggu pasca melewati proses penanaman.

Tanaman sayur-sayuran yang termasuk ke dalam golongan famili compositae ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan organ mata serta mempertajam penglihatan. Hal ini karena selada mempunyai kandungan banyak vitamin A.

3. Lobak

Lobak

Pernah mendengar istilah lobak hidroponik? Nampaknya kamu harus coba menanamnya. Walaupun bukan termasuk salah satu komoditas sayur-sayuran populer di Indonesia, akan tetapi lobak juga bisa dijadikan menu masakan yang lezat. Selain itu, nilai jual lobak juga cukup tinggi.

Daripada kamu melamun dan malas-malasan, maka cobalah untuk menanam lobak hidroponik. Hanya saja menanam lobak perlu memperhatikan benar hal-hal detail. Mulailah dengan memilih jenis lobak mana yang ingin kamu budidayakan secara hidroponik.

Misalnya, lobak Perancis, lobak merah rossy, lobak putih, lobak ming ho, lobak cherry belle, lobak semangka merah, lobak hitam atau lobak purple top milan. Kemudian, pilihlah teknik mana yang kamu ingin lakukan. Contohnya, DWC, wick system, drip system, abb and flow system, aeroponics atau NFT.

4. Timun

Timun

Timun adalah buah yang enak sekali dijadikan pelengkap burger maupun sandwich. Selain itu, timun juga bagus dijadikan sebagai masker mata. Daripada membeli di luar sana, ada baiknya kamu bisa menanamnya sendiri di dalam rumah dengan sistem hidroponik. Tentunya akan sangat mengasyikkan.

Kamu cuma membutuhkan media tanam berupa arang sekam untuk bisa menanam timun hidroponik dengan sangat baik. Selain itu, kamu juga membutuhkan pot yang terbuat dari gelas bekas untuk menanam benih timun tersebut. Nantinya pot bisa ditanamkan di paralon khusus tanaman hidroponik.

Jangan lupa berikan nutrisi yang cukup untuk timun hidroponikmu. Dengan begini, maka ketika memulai panen maka kamu bisa mendapatkan timun yang renyah, kaya akan air serta sehat. Di samping itu, timun juga bagus untuk meningkatkan kesehatan tulang karena mempunyai kandungan vitamin K yang banyak.

5. Kale

Kale

Bukan hanya bisa ditanam secara soil base saja. Kale ternyata juga bisa ditanam menggunakan sistem hidroponik. Tanaman yang bentuknya begitu mirip dengan kailan ini termasuk ke dalam kategori sayuran daun serta batang. Daunnya akan terus memanjang dengan batang yang juga terus membesar.

Ketika memilih kale sebagai salah satu tanaman hidroponik, maka kamu harus rajin untuk memberikannya nutrisi dengan baik. Hal ini karena kale lebih banyak membutuhkan nutrisi ketimbang jenis tanaman lain di luar sana. Kamu bisa memberikan kale nutrisi AB mix dengan kadar 2,5 mS/cm.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan magnesium sebagai bahan baku pembentukan klorofil untuk tanaman tersebut. Selain bisa menjadi sayur-mayur, kale juga memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh. Contohnya, menjaga kesehatan mata, mencegah diabetes, menyehatkan jantung hingga lainnya.

6. Bayam

Bayam

Menanam bayam hidroponik di rumah rupanya akan menjadi aktivitas menyenangkan tersendiri bagi kamu. Apalagi ketika kamu sedang jenuh, maka dengan mengurus tanaman seperti ini akan mampu membangkitkan kesenanganmu. Terlebih lagi bayam merupakan tanaman yang gampang tumbuh baik.

Untuk menanam bayam hidroponik, kamu membutuhkan peralatan yang cukup. Mulai dari biji bayam itu sendiri, media tanam rockwool, net pot, nutrisi hidroponik AB mix, kotak sterofom, baki wadah hingga kain flanel. Jangan lupa nantinya untuk meletakkan bibit tanaman secara rutin agar bisa terkena matahari.

Salah satu jenis sayuran hijau favorit di Asia Timur dan Asia Tenggara ini ternyata bukan hanya memiliki cita rasa lezat saja. Akan tetapi, bayam juga bagus untuk sumber zat besi yang optimal bagi tubuh manusia. Menariknya lagi, bayam sangat bagus untuk menyehatkan jantung, sumber energi dan mencegah kanker.

7. Daun Bawang

Daun Bawang

Masih bingung memilih tanaman mana yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik? Coba saja pilih tanaman hidroponik sederhana yaitu daun bawang. Tanaman yang dikenal sebagai sahabat dapur ini rupanya juga relatif mudah untuk ditanam menggunakan sistem hidroponik.

Selain itu, sistem tanam ini juga memungkinkan kamu untuk bisa melakukan efisiensi lahan dengan sangat baik. Jadi, walaupun kamu mempunyai lahan sempit maupun tinggal di perkotaan padat penduduk, maka tetap bisa menanam tanaman daun bawang.

Menanam tanaman dengan aroma khas ini ternyata sangat menguntungkan. Tentunya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan dapurmu. Selain itu, masih banyak manfaat lain dari daun bawang yang bisa kamu tuai. Salah satunya untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

8. Kacang-Kacangan

Kacang-Kacangan

Tanaman serba kacang-kacangan juga bisa menjadi alternatif tanaman yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik di rumahmu. Contoh tanaman hidroponik kacang-kacangn di antaranya kacang panjang dan kacang hijau. Cara penanamannya sangat mudah bahkan untuk pemula sekalipun.

Perlengkapan yang dibutuhkan bisa berupa larutan nutrisi, benih kacang-kacangan, selang, net pot, tangki penampung air hingga media tanam seperti rock wool, hudroto maupun kerikil. Kacang-kacangan tentu kaya akan protein dan pasti dibutuhkan tubuh.

9. Stroberi

Stroberi

Tidak hanya sayuran saja, kamu juga bisa menanam buah-buahan dengan menggunakan sistem hidroponik di dalam rumah. Lalu, buah apa yang cocok ditanam dengan menggunakan sistem hidroponik? Salah satunya tentu saja stroberi. Bayangkan betapa asyiknya memiliki tanaman stroberi di dalam rumah.

Buah ini begitu kaya akan vitamin C yang sangat bagus bagi kesehatan tubuhmu. Misalnya, untuk mencegah kanker, mencegah alergi dan peradangan, mengatasi tekanan darah tinggi, mencegah penyakit jantung, menjaga kesehatan otak, mengobati jerawat hingga menjaga kesehatan organ matamu.

Menanam stroberi dengan menggunakan sistem hidroponik rupanya juga diklaim bisa menghasilkan buah yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan penanaman stroberi secara konvensional. Hal ini pastinya karena nutrisi yang diberikan ke tanaman stroberi bisa jauh lebih maksimal lagi.

10. Kemangi

Kemangi

Kemangi hidroponik, mengapa tidak? Kemangi tentu akan sangat dibutuhkan ketika kamu ingin memasak ayam woku, mangut lele bahkan sekedar teman lalapan untuk makan ayam penyet atau ayam geprek. Daripada membelinya di luar sana, maka ada baiknya menanam sendiri secara hidroponik, buka?

Kamu bisa memanfaatkan media tanam seperti pot plastik maupun ember bekas. Sama seperti tanaman lainnya, kemangi juga kaya akan faedah. Misalnya, bagus untuk kesehatan reproduksi wanita, mencegah bau mulut dan badan hingga menurunkan kadar gula dalam darah.

11. Kangkung

Kangkung

Jangan bingung. Kangkung memang bisa ditanam secara hidroponik. Jenis sayuran yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia ini mempunyai cita rasa yang sangat enak dan pastinya sangat baik bagi kesehatan tubuh. Kamu bisa mengembangkan tanaman ini bahkan hanya di dalam rumah saja.

Jadi, kamu tidak perlu menyiapkan lahan besar demi bisa menanam kangkung. Tidak jauh berbeda dengan penanaman kangkung konvensional, kamu tetap bisa memanen tanaman kangkung hidroponik ketika sudah berumur 3 hingga 4 minggu sejak penyemaian benih.

Kangkung hidroponik rupanya bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Tentu saja hal ini karena kangkung mempunyai banyak kandungan vitamin C dan A. Kandungan tersebut sangat ampuh untuk mengurangi radikal bebas di dalam tubuh sehingga kolesterol yang teroksidasi bisa dicegah dengan sangat baik

12. Sawi

Sawi

Selain kangkung, rupanya sawi juga dapat ditanam dengan menggunakan sistem hidroponik. Proses penanaman tanaman ini sangat mudah dilakukan. Kamu hanya perlu menyiapkan benih tanaman yang baik untuk ditanam dan bisa langsung mulai melakukan penanaman dengan sangat baik.

Media yang disarankan untuk menanam sawi ialah rockwool. Rockwool dianggap sebagai media tanam yang mempunyai kemampuan menyerap panas sangat bagus. Selain itu, material rockwool juga tidak gampang terbakar sehingga bisa dipastikan sangat aman untuk menanam sawi.

Harganya juga sangat terjangkau sehingga tidak akan membuatmu boros. Selain menggunakan media rockwool untuk menanam sawi, kamu juga perlu menggunakan sistem tanam sumbu atau wick karena dianggap jauh lebih mudah ketika melakukan proses penanaman.

13. Cabai

Cabai

Cabai ternyata juga bisa ditanam dengan sistem hidroponik, lho. Tentu kamu tahu bahwa cabai merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa ditanam kapan dan dimana saja dengan sangat mudah sekaligus praktis. Tanaman ini memang tidak rewel untuk ditanam.

Bahkan bagi pemula sekalipun, cabai bisa sangat mudah ditanam. Jangan lupa sebelumnya untuk memilih bibir cabai rawit yang bagus untuk ditanam secara hidroponik. Contohnya, benih cabai rawit dengan varietas pelita, bara, taruna, nirmala, sonar, cakra putih hingga cakra hijau.

Untuk media tanamnya kamu bisa menyiapkan rockwool dengan tambahan komponen kain flanel atau kertas koran, net pot serta plastik. Jangan lupa untuk terus rutin dalam memberikan nutrisi bagi tanaman cabaimu. Tanaman ini bisa dipanen setelah lebih dari 57 hari masa penanaman.

14. Seledri

Seledri

Apakah kamu sudah mendengar sayuran seledri hidroponik? Coba saja tanam tanaman ini dengan sistem hidroponik di rumahmu secara mudah. Tanaman hias hidroponik ini bisa menjadi alternatif tanaman yang bagus.Seledri bisa dijadikan sayuran untuk menu makanan berupa sop maupun bakso.

Seledri juga mempunyai begitu banyak kandungan nutrisi seperti air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, natrium, kalium, seng, beta karoten, karoten hingga thiamin.Wajar jika seledri memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan tubuhmu.

Contohnya, mampu menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, mencegah peradangan, mencegah dehidrasi hingga menjaga kesehatan organ hati.

15. Bawang Merah

Bawang Merah

Mengingat sedang mahalnya bawang merah saat ini, tentu akan sangat bagus jika kamu memiliki tanaman tersebut di rumahmu. Bahkan kini kamu bisa menanam bawang merah dengan menggunakan sistem tanam hidroponik saja. Tentunya hal ini akan sangat mudah bagimu, bukan? Tidak perlu repot lagi.

Kamu bisa menanam bawang merah dengan menggunakan wick system. Untuk menanam bawang merah dengan menggunakan wick system, maka setidaknya kamu memerlukan beberapa peralatan seperti pot, gunting, flanel, air, cocopeat, benih bawang merah, nutrisi hidroponik, alat ukur pH dan TDS.

Bawang merah tentu bisa dipakai sebagai bumbu masakan untuk menghasilkan menu luar biasa lezat. Selain itu, bawang merah juga bisa memperkuat imun sekaligus menjaga kesehatan jantungmu. Menariknya lagi, bawang merah juga bisa dipakai untuk memperkuat penglihatanmu secara baik.

Pilihan tanaman hidroponik tentu ada begitu banyak jenisnya. Kamu hanya perlu memilih mana yang menurutmu mudah ditanam. Jangan lupa untuk memberikan nutrisi yang cukup sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik dan memberikan hasil panen memuaskan.

Baca Juga :

Bagas Kurnia Prasetyo Hi! I'am Interior Designer @ Ruangarsitek, Senang belajar banyak tentang bisnis & properti. Lover of food, games, words, and cat.
Artikel Lainnya :

One Reply to “Tanaman Hidroponik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *