Bagas Kurnia Prasetyo Hi! I'am Interior Designer @ Ruangarsitek, Senang belajar banyak tentang bisnis & properti. Lover of food, games, words, and cat.

Ikuti saya di:        

Artikel ini dibuat oleh tim konten Ruangarsitek. Jika ingin update referensi tentang desain rumah silahkan ikuti disini ruangarsitek.id.

Harga Listrik Per KWH

5 min read

Harga Listrik Per KWH

Listrik merupakan salah satu kebutuhan primer yang menjadi pengeluaran wajib bagi setiap orang. Sayangnya, penghitungan harga listrik per KWH di Indonesia berbeda-beda tergantung golongan daya yang dipakai. Untuk tahun 2021 ini, penetapan tarif listrik masih sama dan tidak mengalami perubahan.

Kalau kamu ingin mengetahui estimasi pengeluaran wajib bulanan, maka tarif listrik terbaru wajib dimasukkan dalam daftar pengeluaran. Agar tidak salah perhitungan, ketahui daftar harga listrik terbaru per kwh untuk tahun 2021.

Daftar Harga Listrik per KWH Tahun 2021

Daftar Harga Listrik per KWH Tahun 2021

Dalam menentukan tarif listrik sesuai penggunaan dan kemampuan masyarakat, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan peraturan terkait 12 golongan tarif listrik yang dikenakan sesuai penggunaannya. Golongan tersebut meliputi

  • R-1/TR tegangan 1300
  • R-1/TR tegangan 2200 VA;
  • R-2/TR tegangan 3500-5500 VA
  • R-3/TR tegangan lebih dari 6600 VA
  • B-2/TR tegangan 5501 VA – lebih dari 200 kVA.
  • B-3/TM tegangan lebih dari 200 kVA.
  • I-3/TM tegangan lebih dari 200 kVA.
  • I-4/TT tegangan lebih dari 30000 kVA.
  • P-1/TR tegangan 5501 VA- 200 kVA.
  • P-2/TM tegangan lebih dari 200 kVA.
  • P-3/TR .
  • L/TR, TM, TT untuk layanan khusus.

Dari 12 penggolongan oleh pihak Kementrian tersebut, ditentukan tarif penggunaan yang berbeda-beda seperti pada tabel harga listrik terbaru berikut ini.

Golongan Penggunaan Batas Daya Besar Tegangan Tarif Pemakaian
R-1/TR Rumah tangga kecil 0 – 450 VA 450 VA Rp169/kWh
R-1/TR Rumah tangga kecil 451 – 900 VA 900 VA Rp274/kWh
R-1M/TR Rumah tangga kecil 451 – 900 VA 900 VA Rp1.325/kWh
R-1/TR Rumah tangga kecil 901 – 1300 VA 1300 VA Rp1.467,28/kWh
R-1/TR Rumah tangga kecil 1301 – 2200 VA 2200 VA Rp1.467,28/kWh
R-2/TR Rumah tangga menengah 2201-5500 VA 5500 VA Rp1.467,28/kWh
R-3/TR Rumah tangga besar Lebih dari 5501 VA di atas 6600 VA Rp1.467,28/kWh
B-1/TR Bisnis kecil 0 – 450 VA 450 VA Rp254/kWh
B-1/TR Bisnis kecil 451 – 900 VA 900 VA Rp420/kWh
B-1/TR Bisnis kecil 901 – 1300 VA 1300 VA Rp966/kWh
B-1/TR Bisnis kecil 1301 – 5500 VA 5500 VA Rp1.100/kWh
B-2/TR Bisnis sedang 5501 VA – 200 kVA 200 kVA Rp1.467,28/kWh
B-3/TM Bisnis besar >200 kVA di atas 200 kVA Rp1.035,78/kWh
I-1/TR Industri dengan skala kecil 0 – 450 VA 450 VA Rp160/kWh
I-1/TR Industri dengan skala kecil 451 – 900 VA 900 VA Rp315/kWh
I-1/TR Industri dengan skala kecil 900 – 1300 VA 1300 VA Rp930/kWh
I-1/TR Industri dengan skala kecil 1301 – 2200 VA 2200 VA Rp960/kWh
I-1/TR Industri dengan skala kecil 3500 – 14000 VA 14000 VA Rp1112/kWh
I-2/TR Industri dengan skala kecil 14001 VA – 200 kVA 200 kVA Rp972/kWh
I-3P/TM Industri dengan skala kecil >200 kVA di atas 200 kVA Rp1.035,78/kWh
I-3/TM Industri dengan skala menengah >200 kVA di atas 200 kVA Rp1.035,78/kWh
I-4/TT Industri dengan skala besar >2000 kVA di atas 2000 kVA Rp996,74/kWh
P-1/TR Kantor pemerintahan skala kecil 0 – 450 VA 450 VA Rp575/kWh
P-1/TR Kantor pemerintahan skala kecil 451 – 900 VA 900 VA Rp600/kWh
P-1/TR Kantor pemerintahan skala kecil 1300 VA 1300 VA Rp1.049/kWh
P-1/TR Kantor pemerintahan skala kecil 2200 – 5500 VA 5500 VA Rp1.076/kWh
P-1/TR Kantor pemerintahan skala kecil 5501 VA – 200 kVA 200 kVA Rp1.467,28/kWh
P-2/TR Kantor pemerintahan skala besar >200 kVA di atas 200 kVA Rp1.035,78/kWh

Penerimaan Harga Listrik per KWH Bersubsidi

Penerimaan Harga Listrik per Kwh Bersubsidi

Sebagai kebutuhan primer yang harus dipenuhi, tentu tidak semua orang bisa memenuhi kebutuhan listrik. Padahal, tuntutan hidup membuat masyarakat harus memenuhinya meskipun sedang dalam kondisi perekonomian terpuruk.

Misalnya saja ketika masa pandemi yang membuat sebagian besar orang kekurangan pemasukan, bahkan tidak mendapat pemasukan sama sekali.

Untuk meringankan beban masyarakat saat krisis ekonomi, pemerintah membuka penerimaan subsidi listrik kepada beberapa pelanggan dengan kategori tertentu. Kategori penerima harga listrik yang bersubsidi adalah :

1. Rumah Tangga Kecil dengan Daya 450 VA

Untuk listrik yang menggunakan daya 450 dan hanya digunakan untuk kepentingan rumah tangga saja, maka subsidi yang diberikan pemerintah adalah 100 persen atau gratis tanpa perlu membayar tagihan listrik.

2. Rumah Tangga yang Terdata Golongan Kesejahteraan Sosial dengan Daya 900 VA

Subsidi yang diberikan untuk kategori ini adalah 50 persen atau membayar separuh dari tagihan listrik yang harus di bayar. Namun, kalau belum terdata dalam golongan kesejahteraan sosial, subsidi ini belum bisa digunakan.

3. Industri dengan Daya 450 VA

Antara pemakaian khusus rumah tangga dengan kepentingan industri tidak ada bedanya, karena sama-sama diberikan subsidi 100 persen atau gratis.

4. Golongan BA Daya 450 dan Golongan I Daya 450

Golongan ini juga mendapat subsidi dari pemerintah. Penggunaan listrik yang masuk dalam golongan ini adalah pelaku usaha jenis mikro, kecil, hingga menengah. Adapun daya pemakaian listrik yang menjadi syarat wajibnya adalah 450 VA.

Golongan Harga Listrik per KWH yang Dapat Subsidi PLN

Golongan Harga Listrik per KWH yang Dapat Subsidi PLN

Sebagai bentuk perhatiannya kepada masyarakat menengah ke bawah yang kurang mampu, pemerintah telah membuat golongan tarif listrik khusus yang bersubsidi. Ada 25 golongan yang bisa mendapatkan tarif subsidi tersebut, di antaranya :

Golongan yang dapat subsidi Batas Pemakaian Daya Penggunaan
S-1 Tegangan 220 VA Penggunaan untuk bisnis kecil.
S-2 Tegangan 450 VA Industri dengan skala kecil.
S-2 Tegangan 900 VA Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
S-2 Tegangan 1300 VA Berbagai penggunaan listrik untuk kegiatan sosial.
S-2 Tegangan 2200 VA
S-2 Tegangan 3500 VA – 200 kVA
S-3 Tegangan di atas 200 kVA
R-1 Tegangan 450 VA
R-1 Tegangan 900 VA
B-1 Tegangan 450 VA
B-1 Tegangan 900 VA
B-1 Tegangan 1300 VA
B-1 Tegangan 2200 – 5500 VA
I-1 Tegangan 450 VA
I-1 Tegangan 900 VA
I-1 Tegangan 1300 VA
I-1 Tegangan 2200 VA
I-1 Tegangan 3500 VA – 14 kVA
I-2 Tegangan 14 – 200 kVA
P-1 Tegangan 450 VA
P-1 Tegangan 900 VA
P-1 Tegangan 1300 VA
P-1 Tegangan 2200 – 5500 VA
Traksi Tegangan di atas 200 kVA
Curah Tegangan di atas 200 kVA

Golongan yang Mengalami Penyesuaian Harga Listrik per KWH

Golongan yang Mengalami Penyesuaian Harga Listrik per KWH

Untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat, tarif listrik kerap kali melakukan penyesuaian harga yang dihitung setiap kwh. Biasanya perubahan tarif ini juga dipengaruhi oleh perubahan besarnya tingkat ekonomi mikro masyarakat.

Penyesuaian ini sengaja dilakukan agar ditemukan angka tarif yang paling mendekati dengan biaya pokok penyediaan listrik. Apabila sewaktu-waktu biaya tersebut tidak terlalu jauh dari biaya penyediaan listrik, maka tarif bisa saja disesuaikan lagi dengan menaikkan atau menurunkannya.

Tidak heran kalau akhirnya harga listrik per KWH 2020 berbeda dengan tarif per KWH untuk tahun 2021, demikian seterusnya. Adapun golongan yang sudah mengalami penyesuaian tarif listrik ini ada 12 seperti pada tabel di bawah ini.

Golongan Tarif Besarnya Daya Penggunaan
Golongan R-1 1300 VA Untuk pengguna listrik rumah tangga kecil.
Golongan R-1 2200 VA Untuk pengguna listrik rumah tangga kecil.
Golongan R-2 3500 VA – 5500 VA Untuk pengguna listrik rumah tangga menengah.
Golongan R-3 6600 VA ke atas Untuk pengguna listrik rumah tangga besar.
Golongan B-2 6600 VA – 200 kVA Untuk penggunaan listrik dalam bidang bisnis sedang.
Golongan B-3 Lebih dari 200 kVA Untuk penggunaan listrik dalam bisnis besar.
Golongan P-1 Di atas 6600 VA – 200 kVA Untuk kantor pemerintahan skala kecil.
Golongan P-2 Di atas 200 kVA Untuk kantor pemerintahan skala besar.
Golongan P-3 Untuk kebutuhan penerangan jalan umum.
Golongan I-3 Di atas 200 kVA Untuk industri menengah ke atas.
Golongan I-4 Di atas 30.000 kVA Untuk industri skala besar.
Golongan Khusus Tegangan rendah, menengah, tinggi.

Untuk bisa menerapkan tarif penyesuaian yang sudah ditetapkan pemerintah, ada rumus yang harus digunakan agar perhitungannya lebih akurat. Rumus tersebut adalah :

Tari tenaga listrik yang berlaku setelah dilakukan penyesuaian tarif =TL x (1+%TA).

Keterangan rumus :


TL = Tarif dari Tenaga Listrik yang berlaku sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada tahun tersebut.

% TA = Persentase dari besarnya penyesuaian tarif tenaga listrik.

Cara Menghitung Pemakaian Listrik per Bulan

Cara Menghitung Pemakaian Listrik per Bulan

Agar bisa memperkirakan total pemakaian listrik dan besarnya biaya yang harus dibayar selama sebulan, maka cara menghitung besarnya pemakaian harus diketahui.

Meskipun mudah, prosedur penghitungannya tetap harus mengikuti standar agar hasilnya sesuai dengan banyaknya pemakaian.

Untuk menghitungnya, kamu harus menggunakan rumus perhitungan berikut ini.

Tagihan listrik per bulan = besar daya atau tegangan yang dipakai x tarif listrik.

Setelah mengetahui rumus di atas, lakukan langkah-langkah berikut untuk bisa mengetahui jumlah pemakaian dengan lebih akurat.

1. Ketahui Daya Listrik yang Dipakai Serta Golongannya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada banyak golongan listrik yang bisa dilihat dari penggunaannya, baik secara pribadi ataupun untuk bisnis.

Pastikan juga daya listrik yang dipakai. Biasanya sudah tertulis dalam meteran PLN. Kalau tidak menemukannya, daya listrik bisa dilihat pada struk saat melakukan pembelian token listrik per KWH.

2. Cek Daya Alat Elektronik yang Dipakai

Perhatikan alat elektronik yang selalu dipakai dan paling sering digunakan. Kamu bisa mencatatnya agar tidak lupa. Perkirakan berapa banyak listrik yang dipakai pada alat elektronik tersebut.

3. Hitung Total Penggunaan Tarif Listrik Per Hari

Setelah mendata semua daya yang digunakan oleh masing-masing perangkat elektronik, jumlahkan semua daya dari beberapa alat elektronik tersebut. Pastikan untuk menggunakan kilowatt per jam atau Kwh. Agar lebih mudah, hasil total tersebut bisa diubah dalam satuan Kwh dan langsung dibagi 1000.

4. Masukkan dalam Rumus

Masukkan tarif listrik pada rumus dengan mengalikan besar daya yang dipakai dengan tarif listrik sesuai golongan dan tegangan listrik yang kamu pakai.

Setelah ditemukan hasilnya, barulah bisa dicari totalnya sebulan. Caranya dengan mengalikan total harian yang ditemukan tadi dengan 30 sehingga ditemukan tarif listrik per bulan yang harus dibayarkan.

Keakuratan hasil hitunganmu sangat dipengaruhi oleh ketelitian dalam mencatat semua alat elektronik yang selalu dan sering dipakai setiap hari. Semakin lengkap data penggunaan listrik pada alat elektronik, semakin tepat pula hitungan tarifnya ketika dimasukkan dalam rumus.

Dengan mengetahui harga listrik per KWH serta cara penghitungannya, kamu bisa mempersiapkan biaya pengeluaran per bulan jauh hari. Selain itu, bagi yang ingin membangun rumah, tarif listrik sesuai daya ini bisa menjadi pertimbangan untuk menggunakan jenis listrik dengan daya yang sesuai kebutuhan.

Bagas Kurnia Prasetyo Hi! I'am Interior Designer @ Ruangarsitek, Senang belajar banyak tentang bisnis & properti. Lover of food, games, words, and cat.